Senin, 05 Agustus 2019

Re - Sign

Memilih satu diantara dua kesukaan atau hobi selalu menjadi hal yang terberat. Dua hal yang melahirkan tanggungjawab berbeda, tanggungjawab yang diadakan oleh manusia itu sendiri dan tanggungjawab yang diadakan oleh Sang Pemilik manusia itu sendiri.

Tidak semua manusia bisa melalui dua hobi dalam waktu bersama, akan selalu ada hal yang dikorbankan diantara dua.

Ketika wanita telah menetapkan hati, satu detik setelah ijab qabul, tanggungjawab nya telah berubah menjadi istri. Satu detik setelah melahirkan tanggungjawabnya bertambah menjadi istri dan ibu.

Tidak mudah memang membuat keputusan disaat karir sedang meningkat. Ketika peluang untuk sukses hanya selangkah lagi. Namun ketetapan itu telah hadir sebelum kamu lahir.

Seperti ucapan Ayah "wanita itu sejatinya dirumah, menjaga anak dan mengurusi suami". Sebagian orang mungkin akan berkata itu pemikiran kuno, sebagian lain mungkin akan setuju. Tapi bagiku tidak ada sanggahan yang bisa ku aminkan. Aku tetap memilih resign, karena aku tak sehebat mereka yang bisa membagi waktu antara pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah.

Seseorang pernah berkata kepadaku, "terkadang rasanya sangat berdosa ketika seharian bekerja setibanya dirumah menemani anak bermain hanya dengan sisa - sisa tenaga yang diselimuti kantuk".

Ya, begitulah dilema seorang Ibu bekerja ketika tidak bisa mencurahkan seluruh tenaga untuk menemani buah hati mereka. Padahal itu hanya tentang pilihan dunia atau akhirat.

Bagiku, memilih kebaikan yang lebih baik dan keburukan yang kurang buruk itulah pilihan.

Bekate, 010819
#30dwcjilid20day2
@pejuang30dwc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar